Daisypath 

Anniversary Years Ticker
Tampilkan postingan dengan label Tentang Buah Hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang Buah Hati. Tampilkan semua postingan

Balita Anda Gagap?

2009-07-05

Pernah tidak anda dikejutkan pada kondisi anak anda tiba-tiba saja menjadi gagap. Biasanya hal itu terjadi pada anak usia 1 tahun ke atas, dimana pada usia tersebut anak anda mulai belajar bicara dan pengen bicara banyak. MEMAHAMI SITUASI. Jika anak kita secara tiba-tiba menjadi gagap, barangkali kita akan kaget, dan jika keterusan atau meningkat hal ini menjadi beban pikiran kita. Tidak lancar adalah istilah lain untuk gagap seringkali terjadi ketika anak sedang melalui tahapan yang berbeda dalam perkembangan bahasanya. Adalah normal jika anak bicara tidak terlalu lancar, dan hal ini umum terjadi ketika anak mempunyai keinginan bicara yang lebih banyak daripada kemampuan yang dimilikinya dalam menyusun kata-kata yang akan diucapkan.
Sampai pada tingkat perkembangan ketrampilan yang sesuai, kita sebaiknya tidak menunjukkan kecemasan atau terlalu memperhatikan keadaan itu. Anda harus bersikap tenang dan sabar. Respon yang menunjukkan penerimaan kita itu penting.
APA YANG HARUS DIKATAKAN DAN DIPERBUAT.
Jangan menyarankannya untuk memperlambatkan bicara. Coba untuk memberinya sentuhan lembut, pegang tangannya, rangkul dia dengan cara yang tenang dan penuh perhatian.
Ketika anak berbicara dengan kita, tunjukkan bahasa tubuh yang santai. Hentikan pekerjaan yang sedang anda kerjakan dan dengarkan dirinya "dengan menggunakan mata anda". Jangan biarkan wajah anda berkerut dan pakain intonasi suara yang bersahabat. Dudukan anak pada kursi atau anda berjongkok di hadapannya sehingga anda selevel dengan dia.
Jika anak anda mencoba untuk berbicara dengan anak dan anda tidak punya waktu untuk mendengarkan saat itu, jangan buru-buru menyetop dia. Rendahkan badan kita sama tingginya dengan dirinya dan katakan bahwa anda sedang terburu-buru "Toto, ibu ingin sekali mendengarkan akan yang ingin kamu ceritakan, tapi sekarang ibu sedang sibuk untuk ambil kue dari oven ini takut gosong. Kalau ibu sudah selesai, ibu akan mendengarkan cerita kamu".

TIPS PENCEGAHAN.
• Sediakan waktu untuk dirinya sendiri setiap hari. Ia membutuhkan waktu bersama anda dengan sedikit stimulasi.
• Baca dengan suara keras bersama-sama.
• Hilangkan stress sebanyak mungkin. Tetapkan jadwal dan rutinitinas agar anak tahu apa yang harus dijalankannya.
• Jika anak tidak terganggu dengan pola bicaranya, aturan umumnya adalah membiarkannya. Jika ketidaklancaran bicara ini berlanjut untuk waktu yang cukup lama atau meningkat secara berarti, atau anak menjadi enggan bicara, mengomentari ucapannya, menggerak-gerakkan kaki, ada tics di muka segera hubungi ahli terapi bicara atau dokter THT.
• Bicara dengan dia dan dorong agar ia mau bicara seakan-akan tidak ada masalah. Saat itu barangkali tidak mudah atau efisien untuk mendengarkannya, tapi hal itu berguna sebagai usaha kita.

Menu Generik Usia 1-2 Tahun

2009-06-15


Setelah kita tau apa-apa saja yang anak butuhkan pada usia 0-1 tahun, sekarang kita akan bahas tentang menu generik anak usia 1-2 tahun. Menu-menunya tidak berbeda jauh dari menu usia 0-1 tahun, malah akan lebih banyak. Sebagai pengingat saja, apa yang saya informasikan ini bisa dijadikan acuan perkembangan buah hati anda, sudah sewajibnya kita sebagai orangtua peka terhadap tumbuh kembang buah hati kita.
1. Agama dan Moral :
1.1 Mendengarkan dan menirukan senandung lagu bernuansa iman dan taqwa
1.2 mengikuti dan menirukan bacaan doa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan
1.3 Menirukan sebagian gerakan ibadah
1.4 Mendengarkan dan merespon cerita bermuatan iman dan taqwa
1.5 Mendengarkan dan menirukan sebutan nama-nama Tuhan
1.6 Merasakan dan dapat menunjukkan rasa sayang, cinta, kasih yang diberikan padanya melalui belaian dan rangkulan
1.7 Mendengarkan dan menirukan syair dan pantun sederhana
1.8 Mendengarkan dan mampu meniru kata-kata yang baik

2. Fisik :
2.1 Berdiri sendiri tanpa bantuan
2.2 Berjalan dengan baik walau kadang-kadang jatuh
2.3 Berdiri dengan satu kaki bergantian sambil dipegang tangannya
2.4 Berdiri jinjit sebentar
2.5 Berjalan tegak dengan tangan berayun
2.6 Merambat naik tangga
2.7 mencoba untuk melompat-lompat
2.8 Berjalan diatas balok titian dengan kedua tangan dipegangi
2.9 Menggelindingkan bola kedepan dan kebelakang
2.10 Mengeluarkan dan memasukkan benda dari dalam wadah
2.11 Menggenggam dan melepas benda
2.12 Berusaha membangun menara 2-5 balok
2.13 Mulai belajar mencoret-coret

3. Bahasa :
3.1 Merespon terhadap perintah sederhana
3.2 Paham pertanyaan sederhana
3.3 Menunjuk pada benda yang dikenal jika diminta
3.4 Memperlihatkan gerakan tubuh agar orang mengerti
3.5 Menunjuk agar orang tahu
3.6 Mengombinasikan antara ucapan dan gerakan tubuh agar orang lain mengerti
3.7 Mengatakan sedikitnya tiga kata selain mama dan dada
3.8 Memanggil sedikitnya satu nama orang lain
3.9 Merespon pada pertanyaan ya dan tidak untuk menyatakan keinginnya dan kemauannya
3.10 Sedikitnya punya 25 kosakata yang bisa diucapkan
3.11 Mengatakan tidak untuk menolak sesuatu
3.12 Minta makan jika lapar
3.13 Menyebut namanya sendiri
3.14 Membuat kalimat dari dua kata
3.15 Menunjuk sedikitnya tujuh gambar yang dikenalnya
3.16 Menyebut sedikitnya tiga benda yang di kenalnya

4. Kognitif :
4.1 Mengenal bermacam-macam benda
4.2 Menunjuk gambar bintang atau benda-benda yang dikenalnya
4.3 Mengamati gambar atau benda dengan seksama
4.4 Menunjuk minimal empat anggota tubuh
4.5 Menyebut minimal empat anggota tubuh

5. Sosial Emosional :
5.1 Bermain dengan beraneka ragam mainan
5.2 Bermain dengan permainan sederhana seperti menggelindingkan bola kedepan dan kebelakang
5.3 Bermain permainan yang melibatkan pihak lain seperti menyisir rambut boneka
5.4 Bermain pura-pura
5.5 Menirukan suara dari lingkungan
5.6 Menirukan kegiatan seperti kegiatan rumah tangga
5.7 Menirukan gerakan benda-benda
5.8 Mulai menghubungkan benda dan fungsinya
5.9 Menirukan gerakan orang lain seperti memasukan benda kedalam wadah

6. Seni :
6.1 Mendengerkan musik dan mengikuti irama
6.2 Tertarik menggunakan benda yang menimbulkan bunyi
6.3 Bertepuk tangan mengikuti irama
6.4 Menirukan lagu anak-anak

7. Keterampilan Hidup :
7.1 Mengambil gelas dari meja untuk diminum dan diletakkan kembali
7.2 Menggunakan sendok untuk menyendok dan menyuap dengan dibantu dan sedikit berceceran
7.3 Mengunyah dan menelan
7.4 Minum dari gelas dengan dipegang satu tangan
7.5 menggunakan sedotan
7.6 Memasukan sendok dalam mulut tanpa terbalik, sedikit tercecer
7.7 Sudah tidak mengompol ketika tidur
7.8 Memberitahu kalau celananya basah atau kotor
7.9 Mampu mencuci tangan dan mengeringkan dengan bantuan

Menu Generik Untuk Anak Usia 0 - 1 Tahun

2009-06-09


Usia Golden Age pada balita adalah masa anak berusia 0 - 4 tahun. Pada masa itu kita sebagai orangtua harus bisa mengarahkan anak-anak kita supaya kelak bisa menjadi anak-anak kebanggaan kita. Adapun cara-caranya yang dapat kita lakukan adalah mengikutkan anak-anak pada sebuah lembaga pendidikan seperti Playgroup atau bisa juga kita mendidiknya sendiri. Melalui blog ini saya mencoba membantu mengarahkan apa-apa saja yang harus diperhatikan dalam mendidik buah hati kita.
Ada tujuh hal yang bisa kita terapkan dalam mendidik buah hati kita, yaitu :

I. Agama dan Moral :
I.1 Mendengarkan senandung lagu bernuansa keimanan
I.2 Dapat mendengarkan doa yang dibacakan
I.3 Dapat mendengar cerita bernuansa keimanan
I.4 Dapat mendengat nama-nama Tuhan
I.5 Dapat merasakan rasa sayang & cinta kasih melalui belaian
I.6 Mendengarkan ungkapan syair atau pantun bernuansa keimanan
I.7 Mendengarkan kalimat atau kata yang baik

II. Fisik :
II.1 Dapat mengangkat kaki dan memainkan jari tangan
II.2 Dapat memiringkan badan
II.3 Dapat mengangkat kepala ketika ditengkurapkan
II.4 Dapat duduk dengan bantuan dan kepala tegak
II.5 Dapat duduk tanpa ditopang
II 6 Dapat mengangkat dada saat tengkurap dengan bertumpu pada lengan
II.7 Mencoba merangkak
II.8 Mencoba berdiri sendiri dengan berpegangan

III. Bahasa :
III.1 Bereaksi terhadap sumber dan nada suara
III.2 Mengenal suara orang-orang didekatnya
III.3 Merespon jika dipanggil namanya
III.4 Mengoceh, mengeluarkan suara-suara
III.5 Melaksanakan perintah sederhana

IV. Kognitif :
IV.1 Mengenal orang terdekat sekitar dan benda-benda

V. Sosial dan Emosional :
V.1 Melihat dengan penuh perhatian kepada orang yang dikenalnya
V.2 Merespon dengan senyuman
V.3 Duduk dipangku sambil memperhatikan orang lain bermain atau bekerja
V.4 Berekasi melihat bayangannya dicermin
V.5 Berekasi jika ada orang yang menggelitiknya
V.6 Tersenyum dan melakukan kontak mata
V.7 Mengulurkan tangan utnuk diangkat
V.8 Menunjukkan respon yang berbeda terhadap orang yang dikenalnya atau belum
V.9 Mengekspresikan rasa senang, takut, marah, dan kaget
V10 Bermain ciluk ba dan pok ame-ame

VI. Seni :
VI.1 Mendengar suara-suara disekitar dan musik lembut
VI.2 Menggerakkan anggota tubuh ketika mendengarkan irama musik

VII. Keterampilan hidup :
VII.1 Dapat menyedot ASI
VII.2 Minum ASI secara ekslusif lebih kurang 6 bulan
VII.3 Mulai mengenal makanan pendamping ASI dengan 1 rasa
VII.4 Pada saat kenyang akan menutup mulut jika disodori makanan
VII.5 Memegang makanan atau benda sendiri
VII.6 Belajar mengunyah makanan lembek kemudian makanan yang padat
VII.7 Makan sendiri
VII.8 Minum dari gelas dengan bantuan orang dewasa
VII.9 Minum dari gelas botol yang ada pegangannya

Best Regards


(Innez Intan Pasha)

My Awards

Sobat mama

Blogroll Sobat

Tukeran Banner

mamaraihand

copy HTML dibawah ini
<div align="center"><a href="http://www.mamaraihand.blogspot.com" target="_blank"><img border="0" alt="mamaraihand" src="http://i672.photobucket.com/albums/vv85/ikansepat3/mamaraihand.gif"/></ a></div>